MovieCraft

Selasa, 29 November 2016

Tutorial Dasar Mengedit Video Di Adobe Premier Pro

Adobe Premiere merupakan program yang sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi dan praktisi di bidangnya. Keuntungan belajar melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere adalah program ini sebenarnya mudah dipelajari dan dalam waktu singkat Anda dapat mencapai tingkat mahir walaupun sekarang masih pemula.
Capture
Capture adalah proses memindahkan gambar dari kaset MiniDV ke harddisk komputer.
Cara capture selengkapnya
adalah sebagai berikut :
1. Aktifkan Adobe Premiere, lalu hidupkan handycam Anda.
2. Klik perintah yang muncul pada kotak Digital Video
Device, misalnya Edit and Record Video. Klik OK.
3. Kemudian klik New Project.
4. Pilih DV NTSC atau DV PAL, sesuaikan dengan jenis handycam Anda. Umumnya handycam produk Indonesia adalah PAL. Setelah itu, ketikkan nama proyek Anda pada kotak Name, misalnya “Peresmian”. Klik OK.
5. Selanjutnya Anda akan dibawa ke dalam Interface Adobe Premiere.
6. Kini pilih perintah File > Capture.
7. Pilih direktori untuk menempatkan hasil tangkapan video. Klik tab Settings.
8. Klik tombol Browse pada Video dan klik OK. Lakukan langkah serupa untuk Audio.
9. Gunakan tombol-tombol ini untuk melakukan operasi pada kaset MiniDV Anda yang ada di dalam handycam.
10. Selanjutnya klik Play dan klik Record sebagai tanda Anda sudah siap melakukan proses Capture.
11. Klik Stop jika Anda ingin menghentikan proses Capture. Terakhir ketikkan nama klip video Anda dalam Clip Name, sebagai contoh “peresmian.avi”.
12. Klik OK. Nah sekarang klip video Anda telah tersimpan dalam panel Project.
Editing di dalam Source Monitor
Editing di sini untuk memotong-motong klip video, karena banyak bagian yang ingin Anda potong atau tidak Anda diinginkan. Caranya :
1. Klik dan geser Klip video peresmian.avi ke dalam Source Monitor.
2. Tentukan awal potongan dengan menggeser . Lalu klik In Point .
3. Tentukan akhir potongan dengan menggeser lagi. Lalu klik Out Point.
4. Klik dan geser ke dalam Timeline.
5. Lakukan cara 1-4 kembali pada bagian lainnya dalam klip.
Editing di dalam Timeline
Lakukan editing ini jika masih ada bagian yang ingin Anda hilangkan. Banyak alat yang dipakai untuk mengedit di dalam Timeline. Alat yang umum digunakan pemula adalah :
• Move Tool : untuk memilih klip.
• Razor : untuk memotong klip.
• Rate Stretch Tool : untuk melambatkan
kecepatan klip.
Menambahkan Efek
Klip video di dalam timeline dapat Anda beri efek agar tampilan video menjadi menarik. Caranya, pilih jenis efek yang ada dalam tab Effects, selanjutnya klik dan geser ke dalam klip video yang Anda inginkan. Atur efek dalam tab Effect Controls. Lihat hasilnya dalam layar Program.
Menambahkan Transisi
Transisi dipakai agar perpindahan antar 2 klip dapat lebih halus. Caranya pilih jenis transisi yang ada dalam folder Video Transitions dan geser ke dalam pertemuan 2 klip. Klik transisi yang telah Anda tambahkan dan atur transisi dalam tab Effect Controls.
Memadukan Klip Video
Anda ingin berkreasi dengan memadukan sejumlah video ? Caranya letakkan video 1 pada track Video 1, lalu letakkan video yang ingin Anda padukan pada track video 2, tepat di atas video 1. Sebagai contoh video 1 adalah Brom.avi dan video 2 adalah cloud.avi.
Untuk memadukan kedua klip, klik klip cloud.avi, pilih tab Effect Controls, atur Opacity-nya. Lihat hasilnya di layar program. Untuk menambahkan klip video dari sumber lain ke dalam panel Project (misal CD), gunakan perintah File > Import.
Memadukan Klip Audio
Anda juga dapat memadukan klip Audio. Letakkan klip audio pada track Audio 1 dan klip audio 2 pada track Audio 2. Untuk mengatur volume klip audio 2 (misal agar terdengar sayup-sayup), maka atur volumenya dalam tab Effect Controls atau garis volume pada klip audio tersebut.
Untuk menambahkan audio ke dalam panel Project, gunakan perintah File > Import.
Menyimpan Proyek
Simpan proyek Anda dengan perintah File > Save, atau tekan Ctrl+S pada keyboard.
Langkah Render
Render adalah memproses edit yang telah Anda lakukan menjadi sebuah file video. Outputnya dapat Anda pilih sendiri, .avi atau .mpeg. Output AVI
• Pilih menu File > Export >Movie (Premiere Pro 2).• Pilih menu File > Export >Media (Premiere Pro CS3dan CS4).Output Mpeg
• Pilih menu File > Export >Adobe Media Encoder (Premiere Pro 2).
• Pilih menu File > Export > Media (Premiere Pro CS3 dan CS4).
Lama waktu render normalnya sama dengan durasi yang ada dalam timeline. Tentu saja ini sangat dipengaruhi oleh spesifikasi komputer Anda. Jika render adalah 4 kali dari durasi timeline, ini juga masih dalam kisaran normal.


Selamat Mencoba !

Tutorial Color Grading

Kali ini saya akan mencoba untuk membahas seputar trik menguatkan efek warna pada video di adobe premiere. Warna pada video sangat berperan penting dalam penciptaan kesan terhadap video itu. Misalnya untuk menampilkan kesan cool, anda bisa mengatur settingan efek menjadi agak bluish (kebiruan) sehingga muncul kesan "sejuk" tersebut.

Baik, langsung aja kita menuju tutorialnya:

- buka adobe premiere dan import video yang akan di permak warnanya.
Sebelah kiri panel source (before), sebelah kanan after





- Pertama-tama kita langsung ke video effects - color correction - three way color corrector. Drag efeknya ke video di timeline. Efek akan masuk ke tab effect control di panel source.




- Atur efek warna sesuai keinginan




Nah, disini ada 3 lingkaran warna. lingkaran 1 mewakili settingan shadow, lingkaran kedua mewakili midtones dan lingkaran ketiga mewakili highlight.
Disinilah "kesan" sebuah video diciptakan, apakah kesan sejuk, hangat atau meriah. Atur saja sesuai selera. Saya tidak bisa memberikan settingan tepatnya karena itu sangat tergantung pada video yang anda edit



- Tambah kan lagi efek ProcAmp yang bisa ditemukan di video effects - adjust - proc amp
Efek Proc amp digunakan untuk menguatkan warna pada video. Sudah termasuklah itu brightness, contrast, hue, saturation, dll.





3 Software Editing Profesional

Hadirnya program-program bermutu di televisi maupun di layar lebar mendorong industri software menciptakan dan menghadirkan software-software berkualitas untuk post production dimana program-program atau film (video) tersebut diedit menjadi sebuah tayangan yang dapat dinikmati jutaan penonton.

Software-software yang bisa mengedit video menjadi sebuah tayangan berkualitas dan standart dalam industri broadcast maupun industri film telah banyak dipasaran. Dengan menawarkan beragam macam fitur, kemudahan dan file format yang sesuai dengan perkembangan teknologi format video sekarang ini.

Untuk itu saya akan memaparkan disini beberapa sofware editing video terbaik untuk standart broadcast dan industri film. Software-software editing yang biasa dipakai profesional di televisi maupun rumah produksi untuk pembuatan program-program tv maupun film. Berikut urutan software editing terbaik

 1. Adobe Premiere Pro



Adobe Premiere Pro  adalah sebuah program penyunting (editing) Video berbasis non-linear editor (NLE) dari Adobe Systems. Adobe Premiere Pro masih menduduki peringkat pertama sebagai software editing profesional yang banyak dipakai oleh editor-editor kelas dunia. Adobe Premiere Pro CC adalah versi terbaru dari adobe premiere yang dapat membuat film dan mengedit dengan mudah cepat dan hasil yang maksimal. Sebelumnya Adobe System telah menghadirkan versi Adobe Premiere Pro C3, C4,  C5, hingga C6. Dan tahun 2015 Adobe meluncurkan Adober Premiere Pro CC sebagai penerus versi sebelumnya. Adobe Premiere Pro CC juga mendukung penuh sistem 64 bit dan lebih berjalan maksimal di sistem 64 bit. Selain itu Adobe Premiere Pro CC juga telah mendukung multi prosesor sehingga proses rendering akan menjadi lebih cepat.

Adobe Premiere Pro merupakan program pengolah video pilihan bagi kalangan profesional, program ini banyak digunakan oleh perusahaan Pembuatan Film/Sinetron, Broadcasting, Rumah Produksi dan Pertelevisian. Beberapa film yang pernah dibuat dengan Adobe Premiere Pro adalah Dust to Glory, Superman Returns, dsb.
 Beberapa film yang diedit menggunakan Software Adobe Premiere Pro antara lain:
- World War II from Space
Act of Valor
- Ticket to Ride
The Social Network
Avatar  

2. Final Cut Pro




Final Cut Pro adalah software editing video profesional yang awalnya dikembangkan oleh perusahaan Macromedia Inc.  lalu dilanjutkan oleh perusahaan Apple Inc. ditujukan bagi perangkat Apple atau Macintosh. Final Cut Pro hanya dapat berjalan pada PC (Personal Computer) Macintosh buatan Apple yang bersistem operasi Mac OS X versi 10.5.6 atau yang lebih baru. Final Cut Pro merupakan aplikasi video editing yang sangat powerful. Bekerja sangat responsif dan sangat stabil terlebih karena berjalan dalam Mac OS buatan Apple, terlebih jika Anda mengerjakan video dalam format 4K yang menghadirkan kapabilitas mengagumkan untuk menjalankan tiga streaming video 4K sekaligus (atau lebih banyak streaming video HD) dapat dikombinasikan semua itu untuk ditampilkan hingga di tiga layar 4K, memproses efek secara real time, dan bahkan mengedit klip multikamera 4K, dan Anda memiliki kapabilitas pengeditan video super andal dengan proses render yang ultra cepat. Interface nya pun mirip dengan Adobe Preimere sehingga mudah digunakan. Soal harga Final Cut Pro lebih murah dibanding Software Editing profesional yang lain dengan performa yang yahud.

Beberapa film yang diedit dengan Final Cut Pro antara lain:
- The Ring (2002)
- Cold Mountain (2003) 
- Napoleon Dynamite (2004)
- Super Size Me (2004)
- Corpse Bride (2005) 
- The X-Files: I Want to Believe (2008)
- X-Men Origins: Wolverine (2009)
- The Patrol (2013)
- God's Not Dead (2014)
- Focus (2015)

3. Sony Vegas Pro



Sony Vegas Pro dihadirkan oleh Sony Corp sebagai software editing profesional yang banyak digunakan oleh kalangan pembuat film, industri televisi, broadcast maupun rumah produksi. Sony Vegas Pro 13 dapat mengedit video berformat SD, HD, 2K, bahkan 4Kdengan materi 2D atau 3D stereoscopic, dengan fungsi drag-and-drop atau 3-point dan 4-point seperti mode editing tradisional. Antarmuka Sony Vegas Pro 13 menyediakan jajarantool inovatif dan sentuhan yang efisien, dengan timeline yang disesuaikan untuk mencapaiberbagai tugas produksi. Sony Vegas Pro dirancang untuk bekerja dengan semua format video yang tersedia, termasuk format 3D stereoskopik. (Untuk pemantauan 3D, editor dapat menggunakan SDI atau output HDMI dan pilih saluran khusus, atas / bawah, sisi-by-side, dicampur atau layar anaglyphic.)

Selain itu, Sony Vegas Pro  menyediakan lebih dari 200 lebih transisi baik 2D dan 3D, juga termasuk lebih dari 300 efek fungsional dan bergaya. Banyak dari percepatan penggunaan GPU, yang memanfaatkan kekuatan pengolahan kartu grafis untuk mempercepat efek rendering dan pemantauan. 

Secara umum, Sony Vegas Pro dapat mengedit secara online mode maupun offline mode untuk penggunaan pada perangkat ipad, dapat mengakomodir berbagai format Video dengan mudah, waktu render yang efisien dengan sekaligus pada saat mengeksport file dalam berbagai format video, penggunaan memori komputer yang minimum, dan tidak boros dalam pemakaian ruang penyimpanan harddisk karena tidak membutuhkan render terpisah. Bisa mengimpor dan ekspor berbagai file project dari dan ke Vegas Pro 13. ProjectInterchange nya dapat mengkonversi antara file .veg asli dan AAF untuk Avid® ProTools®, XML untuk Apple® Final Cut Pro ® 7, Final Cut Pro X (ekspor hanya ), DaVinci Putuskan10, dan .prproj untuk Adobe® Premiere® Pro CC dan After Effects® CC. Satu lagi, Sony Vegas Pro lebih lengkap dalam pengelolaan editing audio.





Cr: http://jasamultimediagereja.blogspot.co.id/2015/07/8-software-editing-profesional-terbaik.html


5 Aksesoris Untuk Filmmaking

Terciptanya kamera DSLR dan ponsel canggih dengan resolusi kamera yang tinggi memudahkan seseorang menciptakan karya seni dibidang film. Dari sinilah istilah Movie Indie muncul sebagai film-film yang dibuat secara independen atau perorangan diluar industri besar studio film. Film Pendek ini sering ditemukan di festival-festival film mulai dari tingkat kota hingga internasional.

Seiring berjalannya waktu, pengguna kamera DSLR dapat membuat film yang mereka inginkan. Tanpa memerlukan dana yang besar karya-karya mereka dapat di salurkan ke social media seperti YouTube sebagai “Bioskop” para pembuat Film Pendek. Kabar baiknya lagi sekarang penggemar Film Pendek di YouTube semakin meningkat dan ditunggu-tunggu oleh para penggemar film. Jadi, tidak mustahil jika Anda menjadi terkenal di YouTube dengan Film karya Anda.  



Untuk membuat film yang berkualitas ada baiknya kita menambahkan beberapa aksesoris tambahan. Aksesoris ini bisa membantu memperbaik kualitas video yang kita buat. Berikut adalah aksesoris yang bisa memperbaik kualitas film yang kita buat

1  1.Tripod

Kita mulai dari peralatan yang satu ini.Tripod sangat sering sekali digunakan, baik dalam hal fotografi maupun videografi. Tripod ada 2 macam kepala yaitu Ballhead dan Panfluid Head, untuk videografi sangat dianjurkan untuk menggunakan Tripod yang berkepala Panfluid.
Tipod berfungsi untuk menopang kamera dan memutar arah kamera dalam posisi yang sangat stabil, kekurangan dari tripod dalam videografi adalah, Tripod tidak bisa dibawa jalan-jalan tidak seperti Flycam, Glidecam dan sebagainya









2. Monopod
Monopod juga sering sekali digunakan dalam videografi maupun fotografi. Hampir seperti Tripod bedanya adalah, sesuai namanya Tri berarti 3, jadi Tripod mempunyai 3 kaki yang berfungsi untuk menopang kamera, sedangkan Mono artinya 1, jadi Monopod hanya mempunyai 1 kaki untuk menopang kamera. Dalam fotografi Monopod sering digunakan untuk memotret pemain sepak bola, memotret burung





3. Slider
Slider berfungsi untuk menggerakkan kamera dari kiri ke kanan. Biasa digunakan merekam orang berjalan dari samping dengan sangat halus. Slider bisa diletakkan di tripod ataupun tidak, sesuai dengan ketinggian yang diinginkan.








4. Flycam, Glidecam, Steadicam
Pernah menonton film  dengan adegan berlari? Mengapa hasilnya sangat halus (tidak goyang-goyang)? Karena cameramannya menggunakan salah satu dari ketiga alat ini nih. "Flycam, Glidecam, Stadicam". Ketiga ini tidak memiliki banyak perbedaan. Kelebihan dari ketiga benda ini adalah, merekam gambar sangat stabil dan bisa dibawa jalan-jalan. Bahkan ada aksesoris lagi untuk melengkapi stabilizer ini yang disebut Arm & Vest. Untuk seri Flycam dan Glidecam kita akan diberikan pegangan yang bisa diputar ke 3 arah, yaitu, atas bawah, kiri kanan (360 derajat), dan berputar kanan kiri secara vertikal (maaf, saya 



5. Microphone
Dan sekarang kita masuk ke masalah kedua yaitu suara. Kamera DSLR sekarang kebanyakan sudah dibekali dengan fitur yang namanya Built-in Microphone, fungsinya memang sama yaitu untuk merekam suara, tetapi kualitas suara Built-in Microphone sangat berbeda jauh dengan Microphone External. Microphone pun dibagi 2 yaitu Microphone wireless dan Microphone dengan kabel.

Microphone dengan kabel adalah Microphone yang harus disambungkan dengan kabel baru bisa merekam suara seperti Microphone merek Rode. Microphone Rode memang terkenal sangat bagus tetapi kekurangannya adalah Microphone ini sangat mahal.





Cr: http://teknologiari.blogspot.co.id/2015/03/aksesoris-penting-dalam-videografi.html


Tutorial Setting Lighting

Cahaya adalah unsur tata artistik yang paling penting dalam pertunjukan teater atau produksi film. Tanpa cahaya maka penonton tidak dapat menyaksikan apa-apa karena gelap tak bisa dilihat.

Cahaya merupakan gelombang elektromagnestis yang diterima oleh indera penglihat (mata) yang kemudian diteruskan ke otak yang akan merespon, menanggapi ransangan cahaya terebut. Sederhanya, tanpa cahaya maka benda tidak akan kelihatan. Atas dasar itulah, produksi film dan video memerlukan cahaya agar subyek bisa terlihat.

Menyinari objek artinya memberikan pencahyaan agar objek atau subjek bisa terlihat jelas sesuai konsep film itu sendiri. Tidak semua bayangan itu diperlukan dan tidak semua bayangan tidak diperlukan. Dengan pencahayaan tetentu bayangan bisa dihilangkan, dikurangi,atau bahkan ditambah. Perlu tidaknya bayangan atau shadow, lagi-lagi sangat tergantung dari konsep film itu sendiri.


Three Points Lighting
Ini sudah menjadi rumusan atau formula dasar sebuah pencahayaan dalam produksi video, film, dan foto. Tiga poin penting itu terdiri atas : Key Light, Fill Light, Back Light.


Key Light
Key Light adalah pencahayaan utama yang diarahkan pada objek. Keylight merupakan sumber pencahayaan paling dominan. Biasanya keylight lebih terang dibandingkan dengan fill light. Dalam desain 3 poin pencahyaan, keylight ditempatkan pada sudut 45 derajat di atas subjek.


Fill Light
Fill Light  merupakan pencahyaan pengisi, biasanya digunakan untuk menghilagkan bayangan objek yang disebabkan oleh key light. Fill light ditempatkan berseberangan dengan subyek yang mempunyai jarak yang sama dengan keylight. Intensitas pencahyaan fill light biasanya setengah dari key light.


Back Light
Back Light  pencahayaan dari arah belakang objek, berfungsi untuk meberikan dimensi agar subjek tidak “menyatu” dengan latar belakang. Pencahyaan ini diletakkan 45 derajat di belakang subyek. Intensitas pencahyaan backlight sangat tergantung dari pencahayaan key light dan fill light, dan tentu saja tergantung pada subyeknya. Misal backlight untuk orang berambut pirang akan sedikit ber
beda dengan pencahayaan untuk orang dengan warna rambut hitam.





Cr:   https://kasmanto.wordpress.com/cahaya-dan-pencahayaan-dalam-pembuatan-film/

Apa Itu Sinematografi?

Sinematografi adalah kata serapan dari bahasa Inggris Cinematography yang berasal dari bahasa Latin kinema 'gambar'. Sinematografi sebagai ilmu terapan merupakan bidang ilmuyang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengemban cerita).

Sinematografi memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda. Karena objeknya sama maka peralatannyapun mirip. Perbedaannya, peralatan fotografi menangkap gambar tunggal, sedangkan sinematografi menangkap rangkaian gambar. Penyampaian ide pada fotografi memanfaatkan gambar tunggal, sedangkan pada sinematografi memanfaatkan rangkaian gambar. Jadi sinematografi adalah gabungan antara fotografi dengan teknik perangkaian gambar atau dalam sinematografi disebut montase (montage).

Sinematografi sangat dekat dengan film dalam pengertian sebagai media penyimpan maupun sebagai genre seni. Film sebagai media penyimpan adalah pias (lembaran kecil) selluloid yakni sejenis bahan plastik tipis yang dilapisi zat peka cahaya. Benda inilah yang selalu digunakan sebagai media penyimpan di awal pertumbuhan sinematografi. Film sebagai genre seni adalah produk sinematografi.






Film adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie. Film, secara kolektif, sering disebut sinema. Sinema itu sendiri bersumber dari kata kinematik atau gerak. Film juga sebenarnya merupakan lapisan-lapisan cairan selulosa, biasa di kenal di dunia para sineas sebagai seluloid. Pengertian secara harafiah film (sinema) adalah Cinemathographie yang berasal dari Cinema + tho = phytos (cahaya) + graphie = grahp (tulisan = gambar = citra), jadi pengertiannya adalah melukis gerak dengan cahaya. Agar kita dapat melukis gerak dengan cahaya, kita harus menggunakan alat khusus, yang biasa kita sebut dengan kamera.

Istilah film pada mulanya mengacu pada suatu media sejenis plastik yang dilapisi dengan zat peka cahaya. Media peka cahaya ini sering disebut selluloid. Dalam bidang fotografi film ini menjadi media yang dominan digunakan untuk menyimpan pantulan cahaya yang tertangkap lensa. Pada generasi berikutnya fotografi bergeser padapenggunaan media digital elektronik sebagai penyimpan gambar.





5 KAMERA DSLR PEMULA UNTUK FILMMAKING

Apa yang dibutuhkan untuk membuat film atau short movie? Pasti yang pertama yaitu kamera, bukan motivasi. kamera adalah alat nomor 1 untuk membuat film, lagi-lagi bukan motivasi. Banyak orang yang bingung menggunakan kamera DSLR miliknya. Padahal kamera yang digunakan termasuk canggih dengan fitur lengkap. Tentunya sebanding dengan harganya yang mahal. Ternyata kamera yang canggih terkadang lebih sulit dipahami, apalagi kalau baru pertama kalai pakai DSLR.

Kamera DSLR ada yang dibuat dan diperuntukkan untuk pemula dan tentunya dengan harga terjangkau. Bahkan harga kamera DSLR untuk pemula hampir sama dengan harga prosumer. Jadi bagi yang ingin meningkatkan kemampuan fotografi dan sinematografi, bisa memulai memilih-milih kamera DSLR untuk pemula. 

Berikut 5 pilihan kamera DSLR yang cocok untuk pemula.

1. CANON 1200d + 18-55is 


Canon EOS 1200D atau sering disebut jugan dengan Canon Rebel T5 menyasar ke pasar low end. Kamera ini cukup memuaskan terutama dalam hal kualitas hasil foto dan ISO tingginya. Ditunjang dengan sensor CMOS 18 MP dan Digic 4 yang mumpuni, soal hasil foto tentu sudah tidak diragukan. Untuk hasil foto terbaik tinggal mencari lensa yang lebih baik. Dengan harga 4-jutaan saat ini, sebuah DSLR modern dengan lensa kit IS, bisa HD movie dan punya 9 titik AF tentu sudah tergolong best buy.






Keunggulan Canon 1200D
– Harga paling bersaing
– Cocok dengan berbagai lensa Canon EOS
– Kapasitas baterai cukup besar
– Fitur Live view yang baik (ada histogram saat live view)
– Terdapat tombol akses langsung untuk memudahkan
– Organisasi menu yang baik
– bisa bracketing (AE dan WB)
– ISO normal maksimum ISO 12800




2. NIKON D3100 + lens 18-55 VR 
Nikon D3100, yang mengalami peningkatan cukup signifikan dari pendahulunya, Nikon D3000. Inilah kamera yang memberi pengalaman berbeda kepada penggunannya di bidang fotografi. Kualitas gambar yang dihasilkan mendekati kamera khusus bagi para fotografer profesional. Yang menarik dari kamera ini adalah kemampuannya merekam gambar video dalam full HD atau high definition. D3100 merupakan kamera pertama DSLR Nikon dengan kemampuan ini.








Keunggulan Nikon D3100
- Terdapat 11 titik autofocus yang membuat gambar lebih tajam
- Resolusi yang dihasilkan mencapai 1080 piksel
- Mudah dioperasikan dan nyaman dipegang
- Kualitas hasil foto baik
- Ukuran layar LCD besar
- Fitur cukup lengkap untuk kamera kelas dasar/pemula
- Fungsi Auto ISO akurat dan dapat diandalkan
- Ada mode guide dan ilustrasi yang membantu fotografer pemula
- Kualitas badan kamera lebih baik




3. SONY SLT A58 + lens 18-55mm 







Harga Kamera DSLR Sony Alpha SLT-A58K ini sangat murah dilihat dari teknologi canggih yang dimilikinya. Dengan harga yang cukup terjangkau Sony Alpha 58 dapat memberikan kepada para pengguna hasil gambar dengan kejelasan yang tak terkalahkan dengan adanya Translucent Mirror Technology. Juga dengan hadirnya terobosan Lock-On AF, dapat menembak subjek gambar yang bergerak cepat dengan lebih presisi dan fokus secara terus menerus. Dan seiring dengan berbagai fungsi lain yang melekat pada kamera ini Anda dapat menangkap setiap moment terbaik dengan sangat mudah. 


Keunggulan Sony SLT A58
- Teknologi Translucent Mirror untuk pemotretan cepat yang singkat dan autofocus yang akurat
- Sensitivitas yang lebih lebar mulai ISO 100 sampai 16000
- Fitur lock-on focus yang dapat mengunci fokus pada objek 
- Auto Object Framing 
- Sensor dan prosesor BIONZ menjanjikan hasil foto yang tajam dan minim noise pada ISO tinggi
- Teknologi TRILUMINOS Colour yang menampilkan hasil foto dan video hasil bidikan dengan warna yang lebih nyata ketika dihubungkan ke TV Sony Bravia




4. NIKON D3200 + lens 18-55 VR



Cocok untuk pemula yang menginginkan kamera DSLR harga terjangkau dengan resolusi tinggi dan feature perekam video yang baik. Ukuran Nikon D3200 yang kecil membuat beban jadi terasa lebih ringan, teman yang sempurna untuk pehobi foto atau perjalanan sebagai perekam kenangan yang andal. Untuk belajar, kamera ini menyediakan semua pilihan pengaturan manual dengan sistem pengoperasian yang intuitif.


Keunggulan Nikon D3200
- Kualitas foto, resolusi foto tinggi (24MP)
- Pegangan besar dan mantap
- Ada menu retouch untuk mengolah foto dan memproses file RAW
- Fitur Guide Mode yang mampu memberi kemudahan dalam pengambilan gambar yang sempurna



5. CANON 600D + 18-55mm IS 






Kamera Canon EOS 600D adalah jenis kamera digital yang dikhususkan bagi pengguna pemula maupun profesional. Ukuran layar LCD pada Canon EOS 600D memiliki lebar 3 inci dengan layar filps out 175 derajat yang dapat diputar ke depan 90 derajat dan 180 derajat kebelakang, memungkinkan pengguna dapat melihat sudut rendah ataupun berbagai sudut yang bisa dilakukan penggunannya.


Keunggulan Canon 600D 
- Antar muka yang ramah dan praktis digunakan
- Resolusi dan aspek rasio layar LCD baik
- Wireless flash controller
- Setting manual exposure tersedia saat merekam video
- LCD vari-angle memudahkan pengunanya untuk mengambil dari sudut pandang yang sulit





Cr:    https://www.kaskus.co.id/thread/530892401bcb17a9168b4745/5-pilihan-kamera-dslr-untuk-pemula/

Designed By Blogger Templates | Distributed By Gooyaabi Templates